內容:
▍Hal yang Perlu Diperhatikan dalam Penggunaan Obat Bagi Lansia
Seiring bertambahnya usia, banyak lansia penderita penyakit kronis perlu minum obat dalam jangka panjang, tetapi jika cara penggunaan obat tidak tepat, justru dapat membahayakan kesehatan!
Menurut data statistik, lebih dari 80% lansia setidaknya menderita 1 jenis penyakit kronis, lebih dari 50% menderita 3 penyakit kronis secara bersamaan. Seiring bertambahnya usia, daya ingat berkurang, fungsi tubuh menurun, sehingga risiko penggunaan obat juga lebih tinggi dibandingkan dengan anak muda.
•Harus mematuhi resep dokter dan minum obat tepat waktu - Minum obat sesuai petunjuk dokter, tidak boleh berhenti atau mengubah dosis sendiri
•Harus rutin memeriksa obat dan kontrol ke dokter - Agar dokter dapat memahami kondisi tubuh dan efek obat, serta melakukan penyesuaian pengobatan jika diperlukan.
•Harus mengingatkan dan beri dukungan - Bantulah memastikan waktu dan dosis yang tepat untuk minum obat supaya tidak lupa dan bingung.
•Jangan mengonsumsi banyak jenis obatsecara bersamaan (polifarmasi) dan berlebihan - Berobat ke beberapa klinik, pengulangan penggunaan obat berkemungkinan menyebabkan interaksi antar obat dan efek samping
•Jangan mudah percaya padapengobatan alternatif ataumembeli obat dari saluran tidak resmi - Iklan internet belum tentu dapat dipercaya, pengobatan alternatif atau obat yang belum terdaftar, mungkin dapat membahayakan kesehatan.
•Jangan mengabaikanpetunjuk minum obat - Merasa kuatir efek samping atau tidak memahami fungsi obat lalu berhenti minum obat sendiri, justru lebih berbahaya
•Jangan minum obatyang tidak jelas sumbernya - Obat yang direkomendasikan oleh saudara, iklan yang berlebihan, apabila belum mendapat izin edar, berkemungkinan dapat membahayakan kesehatan
Harus lebih cermat dalam merawat lansia, ingatkan penggunaan obat yang aman, bersama kita menjaga kesehatan dan menjauhi risiko